Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)
Khotimau
1 day ago

Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)

Jangan biarkan crane Anda jadi pemicu tragedi! Bongkar 5 dosa fatal K3 pesawat angkat, prosedur riksa uji tuntas, dan peran krusial Permenaker 8/2020. Jamin SILO & kepatuhan sekarang!

Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020) Riksa Uji Pesawat Angkat Permenaker 8 2020

Gambar Ilustrasi Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)

Setiap hari, di pelabuhan, proyek konstruksi, hingga pabrik manufaktur, 'raksasa-raksasa' besi bergerak dengan anggun: crane, forklift, hoist, dan lift. Mereka adalah Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut (PAPA), tulang punggung pergerakan material berat yang vital bagi roda ekonomi. Namun, di balik efisiensi yang ditawarkan, tersembunyi potensi bahaya yang masif. Data menunjukkan bahwa kecelakaan kerja yang melibatkan pesawat angkat seringkali berujung fatal, memicu kerugian nyawa, cacat permanen, dan kerugian materiil hingga miliaran rupiah. Kecelakaan ini bukan takdir, melainkan seringkali akibat dari satu kata kunci: kelalaian riksa uji.

Kelalaian dalam memastikan kelaikan fungsi alat-alat berat ini adalah "dosa fatal" yang tidak bisa ditoleransi dalam standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Di Indonesia, seluruh prosedur dan standar pengujian pesawat angkat telah diatur secara komprehensif oleh regulasi. Pilar utamanya adalah Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 8 Tahun 2020 (Permenaker 8/2020). Regulasi ini adalah blueprint hukum yang mewajibkan Pengurus atau Pengusaha untuk secara periodik melakukan Riksa Uji (Pemeriksaan dan Pengujian) untuk menjamin keselamatan.

Artikel ini, ditulis dari perspektif Expertise di bidang HSE, akan mengupas tuntas mengapa riksa uji pesawat angkat berdasarkan Permenaker 8/2020 mutlak wajib, apa saja tahapan krusialnya, dan bagaimana proses ini menjadi jembatan legalitas menuju Surat Izin Laik Operasi (SILO). Kami akan membagikan pengalaman lapangan, mengurai standar teknis, dan memberikan panduan agar Anda tidak terjerumus pada "dosa-dosa" K3 yang bisa membuat operasional bisnis Anda terhenti.

Baca Juga: Definisi Keselamatan Kerja Dan Panduan Izin Sia Silo 2025

Apa Itu Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut? Definisi K3 Fundamental

Klasifikasi Pesawat Angkat Berdasarkan Permenaker 8/2020

Sebelum melangkah lebih jauh, kita perlu memahami secara definitif apa yang dimaksud dengan Pesawat Angkat (PA) dan Pesawat Angkut (PAng) sesuai Permenaker 8/2020. Pesawat Angkat didefinisikan sebagai pesawat atau peralatan yang dibuat atau dipasang untuk mengangkat, menurunkan, mengatur posisi, dan menahan benda kerja atau muatan. Contohnya sangat beragam, mulai dari Overhead Travelling Crane (dikenal sebagai EOT Crane di pabrik), Tower Crane di proyek konstruksi, hingga Mobile Crane dan Forklift.

Sementara itu, Pesawat Angkut adalah peralatan yang dikonstruksi untuk memindahkan benda, muatan, atau orang secara horizontal, vertikal, atau diagonal, seringkali menggunakan kemudi. Contoh umum termasuk Truck Pallet, Conveyor, dan Lift Penumpang/Barang. Perbedaan ini penting karena meskipun diatur dalam satu payung hukum, persyaratan teknis dan pengujiannya, terutama pada tahap uji beban, memiliki diferensiasi yang krusial.

Memahami klasifikasi ini adalah fondasi Expertise K3. Alat yang salah klasifikasi bisa berakibat pada penerapan prosedur riksa uji yang tidak tepat, dan ini adalah celah bahaya yang fatal. Permenaker 8/2020 memastikan bahwa setiap jenis alat memiliki standar K3 yang terperinci dan tidak bisa disamaratakan.

Landasan Hukum: UU No. 1 Tahun 1970 dan Permenaker 8/2020

Setiap kegiatan riksa uji pesawat angkat berakar pada Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. UU ini menjadi dasar filosofis yang mewajibkan pengusaha menjamin keselamatan setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja. Permenaker 8/2020 adalah turunan (regulasi teknis) dari UU tersebut, memberikan petunjuk praktis tentang bagaimana persyaratan K3 di bidang Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut harus dipenuhi.

Permenaker ini menggantikan peraturan sebelumnya (Per-05/MEN/1985), merefleksikan kemajuan teknologi dan kebutuhan hukum kontemporer. Di dalamnya diatur secara detail mengenai perencanaan, pembuatan, pemasangan/perakitan, pemakaian/pengoperasian, perbaikan, perubahan, hingga pemeliharaan PAPA. Kepatuhan terhadap Permenaker ini bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan cerminan Trustworthiness perusahaan terhadap keselamatan karyawannya.

Baca Juga: Hiperkes Perawat Syarat Wajib K3 Dan Legalitas Medis Perusahaan

Mengapa Riksa Uji Pesawat Angkat Wajib Dilakukan? Tiga Pilar K3 

Mencegah Kecelakaan Fatal dan Kerugian Operasional

Kecelakaan pesawat angkat seringkali disebabkan oleh kelelahan material (fatigue), korosi yang tidak terdeteksi, atau malfungsi sistem keselamatan. Sebagai contoh, putusnya wire rope pada overhead crane atau kegagalan rem pada forklift bisa menyebabkan muatan jatuh, menimpa pekerja, atau merusak infrastruktur. Riksa uji yang komprehensif bertindak sebagai pemeriksaan kesehatan berkala, mendeteksi potensi cacat melalui teknik NDT (Non-Destructive Test) dan memastikan semua sistem pengamanan (safety devices) berfungsi sesuai spesifikasi. (Sumber: Data Kasus Kecelakaan Kerja di Indonesia). Data yang melonjak setiap tahunnya menunjukkan urgensi K3 yang tak terbantahkan.

Dalam pengalaman di lapangan, kami sering menemukan kasus di mana retakan rambut pada struktur boom crane lolos dari inspeksi visual, namun terdeteksi tuntas saat dilakukan NDT (seperti Magnetic Particle Testing). Jika retakan ini tidak ditemukan, kegagalan fatal saat uji beban atau operasional harian hanya tinggal menunggu waktu. Riksa uji adalah investasi preventif yang jauh lebih murah daripada biaya pemulihan kecelakaan, tuntutan hukum, dan hilangnya produktivitas (downtime).

Persyaratan Legalitas K3: Surat Izin Laik Operasi (SILO)

Inti dari riksa uji adalah perolehan Surat Izin Laik Operasi (SILO) atau Suket K3 Alat. SILO adalah bukti legalitas dan Authority yang menyatakan bahwa Pesawat Angkat tersebut telah diperiksa dan diuji oleh pihak berwenang (Pengawas Ketenagakerjaan atau Ahli K3 yang ditunjuk PJK3) dan dinyatakan laik operasi. Permenaker 8/2020 mewajibkan SILO ini harus diperbarui secara berkala, umumnya setiap satu atau dua tahun, tergantung jenis alat.

Mengoperasikan Pesawat Angkat tanpa SILO yang sah adalah pelanggaran serius terhadap UU No. 1 Tahun 1970. Konsekuensinya bisa berupa sanksi administratif (penghentian operasi alat), denda, hingga proses hukum bagi pengurus atau pengusaha. SILO adalah paspor keselamatan alat Anda; tanpanya, seluruh kegiatan operasional berada di bawah ancaman sanksi legal. Ini menunjukkan komitmen nyata perusahaan terhadap Trustworthiness dan kepatuhan regulasi.

Baca Juga: Ahli K3 Listrik Panduan Lengkap Syarat Prosedur Sertifikasi 2025

Membedah Prosedur Riksa Uji K3: Enam Langkah Komprehensif 

Pemeriksaan Dokumen dan Visual: Audit Awal

Proses riksa uji selalu diawali dengan Pemeriksaan Dokumen. Ini adalah tahap verifikasi Authority, mencakup:

  • Dokumen desain dan konstruksi dari pabrikan.
  • Sertifikat bahan (material certificate) dari bagian utama yang menerima beban.
  • Sertifikat Operator dan Juru Ikat (Rigger) yang masih berlaku.
  • Laporan inspeksi dan riksa uji sebelumnya.
  • Prosedur pemeliharaan (Maintenance Procedure).

 

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, dilanjutkan dengan Pemeriksaan Visual yang menyeluruh. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan kondisi fisik kabel baja (wire rope), rantai, kait (hook), struktur utama (girder/boom), sambungan las, dan kondisi korosi. Dalam pengalaman kami, pemeriksaan visual yang detail seringkali menemukan keausan abnormal pada alur katrol (sheave) atau deformasi pada shackle yang luput dari perhatian operator harian. Deteksi dini ini adalah kunci pencegahan.

Pengujian Fungsi, Pengukuran Teknis, dan NDT

Langkah selanjutnya adalah Pengukuran Teknis dan Uji Fungsi. Pengukuran teknis meliputi verifikasi dimensi kritis, keausan komponen, dan tegangan listrik (berdasarkan PUIL 2020 untuk instalasi kelistrikan crane). Uji fungsi memastikan semua sistem kontrol, pengereman, limit switch, dan perangkat keselamatan beroperasi normal tanpa beban, sesuai dengan standar teknis seperti ASME B30 Series.

Setelah itu, dilakukan NDT (Non-Destructive Test). NDT, sesuai standar ASME V, adalah wajib untuk komponen kritis yang menerima beban tinggi. Tujuannya mencari cacat sub-permukaan atau retakan kecil yang tidak terlihat. Metode NDT yang umum digunakan termasuk Magnetic Particle Testing (MT) atau Penetrant Testing (PT). NDT adalah demonstrasi Expertise teknis yang mendalam, memastikan integritas material struktural terjamin.

Uji Beban Statis dan Dinamis: Puncak Pengujian Kelaikan

Ini adalah klimaks dari riksa uji, di mana Trustworthiness dan kekuatan alat diuji secara ekstrem.

  1. Uji Beban Dinamis: Pengujian dilakukan secara bertahap hingga 100% dari Beban Kerja Aman (BKA) atau Safe Working Load (SWL). Tujuannya memastikan semua sistem (rem, hidrolik, stabilitas) bekerja optimal saat bergerak.
  2. Uji Beban Statis: Dilakukan paling sedikit 110% dari BKA. Untuk crane yang tidak memiliki tabel beban (load chart), pengujian minimal 125% BKA. Untuk alat dongkrak, pengujian mencapai 150% BKA, dan alat bantu angkat bisa mencapai 150-200% BKA.

Pengujian statis di atas batas BKA adalah jaminan bahwa alat memiliki margin keselamatan yang memadai. Prosedur ini diatur ketat oleh Permenaker 8/2020 dan menegaskan Authority regulasi dalam menentukan ambang batas keselamatan.

 

Baca Juga: 5r Di Tempat Kerja Panduan Lengkap Kepatuhan K3 Izin Alat

Standar Internasional Sebagai Penguat Kepatuhan 

Peran ASME B30 Series dalam Standar Operasi

Selain regulasi nasional, Permenaker 8/2020 juga mengakui pentingnya standar teknis internasional. ASME B30 Series adalah standar Amerika yang diakui secara global untuk keselamatan pengoperasian pesawat angkat dan peralatan terkait. Standar ini mencakup spesifikasi detail untuk konstruksi, inspeksi, dan pengoperasian berbagai jenis crane dan hoist.

Penggunaan ASME B30 Series dalam prosedur riksa uji K3 di Indonesia memperkuat aspek Authority teknis. Ini menunjukkan bahwa standar keselamatan kita tidak hanya mematuhi hukum nasional, tetapi juga sejajar dengan praktik terbaik (best practice) internasional. Kepatuhan ganda ini meningkatkan Expertise teknisi NDT dan memberikan keyakinan lebih tinggi kepada perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia.

Baca Juga: Sertifikat Hiperkes Dokter Syarat Wajib Kaitan Perizinan Alat

Penutup: Jaminan K3 adalah Investasi, Bukan Beban

Riksa uji pesawat angkat berdasarkan Permenaker 8/2020 adalah jantung dari manajemen risiko K3 di tempat kerja. Ia adalah manifestasi dari Trustworthiness dan komitmen perusahaan untuk melindungi aset terpentingnya: manusia dan produktivitas. Kegagalan dalam proses riksa uji, terutama pada uji beban statis dan dinamis, bukan hanya sekadar kegagalan teknis, melainkan kegagalan legal yang akan berujung pada sanksi.

Jangan biarkan alat angkat Anda menjadi "bom waktu" operasional. Pastikan setiap prosedur pemeriksaan dokumen, visual, NDT, hingga uji beban dilakukan oleh PJK3 Riksa Uji yang memiliki Authority dan Expertise sesuai standar K3. SILO yang valid adalah jaminan kelaikan fungsi dan tameng legalitas Anda.

Amankan kepatuhan K3 dan operasional Anda sekarang juga. Kami, sebagai PJK3 Riksa Uji yang terpercaya, siap membantu Anda mengurus SILO Surat Ijin Laik Operasi, Suket K3 Alat (termasuk NDT), dan layanan riksa uji pesawat angkat lainnya sesuai Permenaker 8/2020 dan standar internasional di Seluruh Indonesia. Jadikan keselamatan sebagai prioritas utama dan investasi terbaik Anda.

Kunjungi kami segera untuk konsultasi dan pengajuan riksa uji: https://www.google.com/search?q=ujiriksa.com: layanan riksa uji dan ijin alat (SIA), SILO Surat Ijin Laik Operasi, Surat Keterangan (Suket) K3 Alat di Seluruh Indonesia.

Tim kami siap membantu Anda untuk mendapatkan SIA/SIO Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)

Cut Hanti, S.Kom Konsultan SIA/SIO Alat Berat Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)
Online
Cut Hanti

Cut Hanti, S.Kom

Respon Cepat Profesional
Konsultasi Gratis
Konsultasi WhatsApp
Khotima Konsultan SIA/SIO Alat Berat Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)
Online
Khotima

Khotima

Respon Cepat Profesional
Konsultasi Gratis
Konsultasi WhatsApp
Novitasari, SM Konsultan SIA/SIO Alat Berat Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)
Online
Novitasari

Novitasari, SM

Respon Cepat Profesional
Konsultasi Gratis
Konsultasi WhatsApp

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Jika Anda ingin menyampaikan pertanyaan tentang perizinan dan pembuatan SIA/SIO Pesawat Angkat Anda 'Bunuh Diri'? Waspada 5 Dosa Fatal K3 Riksa Uji (Permenaker 8/2020)

About the author
ujiriksa.com Riksa uji dan Surat Ijin Alat Seluruh Indonesia

Khotimau

Khotima started his recruitment career on the agency side. Since then, she’s built a career helping customers get the most out of HR technology. She’s currently a Customer Success Specialist at UjiRiksa.com and spends her time speaking to in-house recruiters all over the world - helping them solve their recruitment challenges, and get the most out of our talent acquisition software.

UjiRiksa.com Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan

Konsultasikan goal bisnis dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Jangan sampai hanya selembar kertas yang belum terpenuhi, anda GAGAL TENDER. Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ADA DISINI !!
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Terjamin
Sertifikat terjamin keasliannya dan dapat dicek online
Proses Cepat
Dengan puluhan tahun pengalaman kami, proses menjadi lebih cepat
Free Konsultasi
Konsultasi gratis sesuai dengan kebutuhan
24/7 Support
Contact us 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

Related Articles